Laki-laki.....
sesosok makhluk yang tangguh, kuat, cerdas logika dan hebat. makhluk Tuhan yang satu ini memiliki pikiran logika yang sangat tinggi. Terkadang dia seperti besi baja yang di tempa keras kuat dan tahan api, namun tak selamanya besi itu akan kuat ada kalanya air yang dingin menghantarkan besi tersebut menjadi karat, rapuh dan tumbang. Meskipun begitu besi yang sudah berkarat tak selamanya menjadi barang rosokan. Bisa jadi besi itu di asah dan diperbaiki menjadi baik bahkan lebih menjadi baik dari sebelumnya. semua tadi hanya asumsi-asumsi ku belaka, bahkan untuk sekarang aku belum bisa memaknai dan mengerti laki-laki sepenuh hati. Tanya ku tak akan habis untuk memahami naluri serta jiwa laki-laki. ketika aku merasa sudah ahli dalam memaknainya, tapi suatu hari aku bahkan merasa aku sama sekali tak mengerti dari mereka. pertanyaan ku selalu menjadi ketika sederet peristiwa di sekitar membuat teka-teki ini menjadi rumit. iya rumit...
ketika besi merasa tangguh dan kuat, keserakahan kekuatan serta nalurinya membawa besi kedalam kebinasaan. kenapa binasa ? bagaimana tidak jika dia hidup hanya menajamkan otak dan ototnya maka siapa kira jika dia bahkan bisa meleleh dan rapuk hanya karna air yang mereka pikir tak memiliki kekuatan. air iyaa,, mereka pikir hanya elemen dunia yang lemah yang penurut yang mengalir dari atas kebawah. memandang air hanya dari sisi keindahan kesejukan dan kemerduan dari suaranya namun mereka lupa tak selamanya indah itu akan menjadi indah abadi. ada saatnya ketika air tersebut murka mereka bisa saja membawa malapataka bahkan musibah bagi mereka.